diposkan pada : 14-02-2017 09:20:28 sholat, travel umroh

Bagaimana Hukum Sholat Saat Adzan Berkumandang?

Adanya larangan untuk melaksanakan shalat sunah di tiga waktu larangan

Banyak perihal mengenai hal ini. Semisal kita yang bekerja harus membagi waktu makan dan shalat serta ada pula pada saat shalat Jum'at bolehkah shalat saat adzan masih dikumandangkan?

Mengutip konsultasisyariah.com, bahwa adanya larangan untuk melaksanakan shalat sunah di tiga waktu larangan:

Dari Uqbah bin Amir radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ، أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا: «حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ، وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

“Ada tiga waktu, dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk shalat atau memakamkan jenazah: [1] ketika matahari terbit sampai meninggi, ketika matahari tepat berada di atas benda (bayangan tidak condong ke timur atau ke barat), dan ketika matahari hendak terbenam, sampai tenggelam.” (HR. Muslim 831)

Demikian pula terdapat hadis yang melarang untuk shalat sunah ketika dikumandangkan iqamah shalat wajib, sebagaimana disebutkan dalam hadis Abu hurairah radhiallahu ‘anhu, yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

Adapun waktu adzan, tidak dijumpai adanya hadis yang melarang –berdasarkan yang kami pahami–, meskipun yang afdhal, hendaknya seorang muslim menjawab adzan terlebih dahulu dan berdoa setelah adzan, ketika panggilan mulia ini dikumandangkan.

Karena itu, banyak ulama dari kalangan Malikiyah (Madzhab Maliki) dan Hanabilah (Madzhab Hanbali) yang menegaskan makruhnya memulai shalat sunah ketika mendengar adzan. Disebutkan dalam mukhtashar Jalil:

وكره تنفل إمام قبلها، أو جالس عند الأذان

“Dimakruhkkan imam melakukan shalat sunah (sebelum khutbah), atau orang yang sudah duduk di dalam masjid, shalat sunah ketika adzan.

Ibnu Qudamah –ulama Madzhab Hanbali- mengatakan,

“Al-Atsram menceritakan, bahwa Imam Ahmad ditanya tentang seseorang yang memulai shalat ketika mendengarkan adzan? Imam Ahmad menjawab:

يستحب له أن يكون ركوعه بعدما يفرغ المؤذن أو يقرب من الفراغ، لأنه يقال إن الشيطان ينفر حين يسمع الأذان، فلا ينبغي أن يبادر بالقيام، وإن دخل المسجد فسمع المؤذن استحب له انتظاره ليفرغ، ويقول مثل ما يقول جمعاً بين الفضيلتين، وإن لم يقل كقوله وافتتح الصلاة فلا بأس

‘Dianjurkan untuk melakukan shalat setelah selesai adzan atau hampir selesai adzan. Karena hadis menyatakan: ‘Sesungguhnya setan lari ketika mendengar adzan’. Karena itu, hendaknya tidak langsung berdiri melakukan shalat.

Kalaupun dia masuk masjid kemudian mendengar adzan, dianjurkan untuk menunggu selesai adzan, agar bisa menjawab adzan, sehingga dia melakukan dua keutamaan (menjawab adzan dan shalat sunah). Andaipun dia tidak menjawab adzan, dan langsung shalat, itu tidak masalah’.” (Al-Mughni, 2:253)

Dari keterangan ulama di atas, dapat disimpulkan bahwa selayaknya tidak melaksanakan shalat sunah ketika adzan, agar bisa menjawab adzan dan tetap bisa melaksanakan shalat sunah setelah adzan.

Pengecualian: 

Pengecualian dari hal ini adalah ketika Anda masuk masjid ketika adzan shalat Jumat dikumandangkan. Karena jika Anda menunggu adzan, maka Anda tidak bisa mendengarkan khutbah Jumat dengan sempurna. Sementara mendengarkan khutbah Jumat lebih diutamakan dari pada mendengarkan adzan. Syaikh Ibn utsaimin menjelaskan,

ذكر أهل العلم أن الرجل إذا دخل المسجد وهو يسمع الأذان الثاني فإنه يصلي تحية المسجد ولا يشتغل بمتابعة المؤذن وإجابته , وذلك ليتفرغ لاستماع لأن استماعها واجب , وإجابة المؤذن سنة , والسنة لا تزاحم الواجب

“Para ulama menjelaskan bahwa jika ada orang yang masuk masjid ketika mendengarkan adzan Jumat, maka dianjurkan untuk segera tahiyatul masjid dan tidak menunggu menjawab adzan. Ini dilakukan agar dia bisa konsentrasi mendengarkan khutbah. Karena mendengarkan khutbah hukumnya wajib, sementara menjawab adzan hukumnya sunah. Dan amal sunah tidak bisa menggeser amal wajib.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, no. 114).

 

 

 

tag

PAKET UMROH SUPER PROMO 

biaya umroh paket umroh bulan maret Paket Umroh Bulan Maret Wisata dian cahaya wisatapahalapaketumrohbulanmaret Juli Tanggal Keberangkatan: – Maret Biaya Paket Hemat Rp Biaya Paket Umroh VIP  Rp Paket Umroh Maret Dalam RumahMu Kubersersahdiri dian cahaya #Paket #Umroh #Maret Desember Dimana pada bulan maret ini yang sering dipilih adalah Paket Umroh Maret Sebuah paket umroh yang mengedepankan pelayanan Promo Biaya Umroh Murah di bulan Maret beranda informasiumrahprodukPromoBiayaUmrohMurahdibulanMaret.Promo Biaya Umroh Murah di bulan Maret di Jakarta Perjalanan umroh yang aman dengan biaya umroh lebih terjangkau sehingga Anda Paket Umroh Bulan Maret paket umroh hemat Hubungi : Biro Perjalanan Umroh Al Hijaz 0819 3263 0019 Tour & Travel menjadi Solusi dalam Mitra Menuju Baitullah sebagai pelayan Paket Umroh Promo Hotel Bintang Bulan Maret biroperjalananumrohdcpaket umroh promo hotel bintang bulan maret PAKET UMROH SUPER PROMO HOTEL BINTANG BULAN MARET PAKET UMROH PROMO BINTANG BULAN MARET _umroh Paket Umroh Promo Bintang Bulan Maret biroperjalananumrohdcpaketumrohpromobintangbulanmaret biaya paket umroh promo bintang bulan maret umroh biaya paket umroh promo bintang bulan maret umrah biaya paket Paket Termurah Umroh Maret Travel Alhijaz Video untuk paket umroh bulan maret ?Januari

 

 

Artikel lainnya »

Artikel lainnya »